Senin, 14 Maret 2016

1,5 TAHUN DI KOTA MANIS

sudah 1,5 saya tinggal di kota galuh. begitu banyak sekali pengalaman yang sangat berharga di kota manis ini. pencarian ilmuku begitu banyak sekali halang rintang dan lika likunya. 
di mulai dari saat pertama kali berangkat kek kampus kesiangan karena jarak dari rumah ke kampus sekitar 40 km. kemudian aku berniat untuk tinggal di kosan dan alhamdulillah banyak juga cobaanya mulai dari hilangnya sendal, sabun mandi, sampai 2 unit laptop. ya  tapi saya tetap saja masih di kosan ini.

kemudian juga gunta ganti pasangan ttm istilah kerennya alasannya untuk manas manasin biar bisa meninjau seberapa cintanya padaku. mulai dari seumuran hingga kaka tingkat , tapi mentoknya tetep pada sang kekasih sang selalu setia.
trus trus dari dunia politik kampus mulai dari di sentak sama kaka tingkat, minder males ikut rapat, melobi atasan,relasi, adu domba, hasut menghasut. tetapi tetap tujuan utamanya pada kegitan perkuliahan.
juga saat perkuliahan aku pernah meraskan semangat, malas, bimbang, bingung, pusing, marah, sebal, kecewa, egois, pengin nonjok, pengin nangis sampai ga masuk kuliah.
untuk jalan- jalan perkuliahannya mulai dari bandung, jakarta, solo, purwakerto, yogyakarta, candi borobudur, pernah kusinggahi dengan biaya dari kampus siiiih hi.
untuk makan saya ga neko neko, mulai dari restoran, rumah makan lesehan, kaki lima, tapi langganannya tetap saja bu eros karena harganya relatif sangat murah sekali. 
menu makanannya, mulai dari rendang daging, telur, sate, pepes ikan, ikan bakar, lalap, sambal, tongkol, gehu, bakwan, goreng tempe. . tapi tetep saja mentoknya sama ikan tongkol dan sate biar menghemat.
naah itulah ulasan dari 1,5 tahun di kampus ungu tepatnya di kota manis.