Selasa, 21 Oktober 2014

ROTI CANTIK


Saya adalah seorang mahasiswa tingkat 1 yang sedang dilanda perasaan cinta yang begitu mendalam dikala pandangan pertama hati ini jatuh pada seorang mahasiswi yang satu prodi juga satu kelas. Setiap kali aku membayangkan wajahnya sengat ini menggebu- gebu bagaikan ceita perang dunia ke 2.
Saat waktu tidur tiba aku selalu merasa berbunga- bunga tanpa henti, kebahagaian itu  terasa lengkap saat tiap hari bertemu dengannya bagaikan sarapan roti yang tanpa henti untuk mengisi kelaparan hati ini.
Namun perasaanku ini sangatlah kecewa saat aku melihat koleksi fotonya dengan lelaki lain ( teman SMAnya)
, aku bertanya kepada salah seorang temannya tentang foto itu, namun jawaban itu membuat hatiku sedikit terasa lepas namun masih menyisakan luka yang  aku lihat ini. Karena temannya menjawab “dia itu mantan pacarnya dan alasan mereka putus karena hubungan jarak jauh”. Jawaban itu menyiksa diriku karena aku telah mencintai wanita yang telah dimiliki oleh laki- laki lain “lelaki macam apa aku ini yang hanya memikirkan perasaanku sendiri sedangkan wanita yang aku impikan itu sedang dalam keadaan berduka”.
Pantas saat aku tanya kepada wanita yang ku impikan itu selalu berpaling dariku dan membuat aku putus harapan untuk bisa mengisi kekosongan hati ini. Wanita lain banyak Cuma, entah kenapa wanita lain seperti biasa saja dalam pandanganku karena tidak mampu membuat kenyang hati ini.
Suatu hari aku merenung dengan temanku di rumah sehabis pulang dari kampus, aku curhat kepada 2 orang sahabtku ini dan mereka berpendapat bahwa aku harus bisa meninggalkan keinginanku ini untuk menyanding hatinya tanpa meninggalkan jejak.
Aku tahu bahwa di dunia ini laki- laki dengan wanita itu 1/7. Tapi aku tak mau berpindah kelain hati meskipun wanita itu milik orang lain aku akan tetap berusaha. Namun kesannya aku itu egois tetapi sebelum janur kuning melengkung saya takan pernah menyerah dan akan maju terus.
Semakin hari semakin aneh saja tingkah laku wanita itu, saya tidak tahu apakah dia itu membenci aku atau so jual mahal, karena aku hubungi selalu saja tanpa ada jawaban, dalam perkuliahanpun dia akhir- akhir ini tidak pernah melempar senyum kepadaku, salahku apa …?  Yang menyebabkan wanita pujaanku ini terkesan seperti membenciku, oooh mungkin saja wanita itu menyampaikan pesan lewat mimic wajaknya bahwa aku harus menjauhinya.
Satu hari satu malam aku enggan keluar dar kamar karena roti cantik itu tidak member lagi harapan padaku, mungkin karena aku orang sunda karena wanita iu orang jawa “ karena temannya pernah bilang bahwa dia tidak ingin berhubungan dengan laki- laki sunda”.
Ya aku sadar dari jawaban teman wanita itu dan saran dari ke 2 orang sahabatku ini mengandung arti bahwa mungkin dia bukan jodohku, tapi aku berharap dia adalah jodohku di akhir kelak nanti dan bisa kumakan bagaikan roti cantik yang bisa membuat kenyang hatiku ini.
Aku mungkin termasuk kedalam korban yang kalah dalam wanita bagaikan teori feminis yang merasuk dalam tubuhku sehingga aku di permainkan oleh seorang wanita dan bertekuk lutut dihapanya. lelaki macam apa aku ini yang tak dapat menaklukan roti itu.


Pesan bagi para pembaca jangan sampai menyiksa diri hanya karena di cuekin sama lawan jenis kita, tooh banyak ko wanita yang masih menginginkan  kita.