Rabu, 22 Oktober 2014

RASA KULIAH

Prasaan yang sedang saya alami ini yaitu sedih, senang, marah, gelisah, gerogi, galau, semua perasaan yang saya rasakan ini sangatlah pahit. Sekarang saya sadar bahwa kuliah itu tidak segampang yang dikira karena perlu pikiran dan tenaga untuk menjalankan aktifitas perkuliahan.

Aku sekarang persiapan menghadapi uts semester pertama, ya ampun ribetnya di awal perkuliahan ini
sampai- sampai badanku pada sakit padal tidak melakukan kerja fisik, kesiapan materipun sangat- sangat di perlukan sekali untuk menunjang segala kebutuhan yang diinginkan.
Perasaan senang dalam masa perkuliahan itu menurut saya banyak pengalaman baru, teman baru, suasana baru, ilmu baru. Namun di kala dosen hadir trus itu membuat hatiku bersemangat berbeda ketika saya di SMA dulu ada guru sedih tak ada guru senang,
Perasaan sedih, gelisah, galau, itu dikarenakan setiap mata kuliah yang masuk itu semua member tugas yang harus secepatnya di kerjakan, padahal saya tipe orang yang tidak sabaran juga selalu ingin yang instan saja, mungkin aku ambil hikmahnya saja dalam pengerjaan tugas yang di berikan dosen ini meskipun siang malam tak henti belajar hanya karena tugas ingin cepat selesai, bahkan yang lebih sedihnya lagi aku merasakan badanku ini terasa remuk, tulang punggungku ini terasa keram setiap saat karena dalam proses pengerjaan tugas yang duduk terlalu lama.
Ya Alhamdulillah dalam urusan materi orang tuaku sangat memperhatikan, tetapi saya gelisah karena dalam perkuliahan itu selalu saja ada yang nama istilahnya tidak memenuhi target IPK, padahal itulah yang sangat menentukan seorang mahasiswa.
Ditambah lagi perasaan yang sangat membuat aku marah karena seorang cewe yang belum bisa menerimaku, karena cewe itu adalah kunci utama untuk aku sukses dan lebih maju, karena cewe itu memberikan motivasi tersendiri buatku dikala aku sedih, senang kita berbagi bersama.
Aku sekarang lagi terpuruk karena seorang cewe, karena seorang cewe kegiatan perkuliahanku sangat lesu, karena seorang cewe itu aku jadi males belajar karena memikirkan perkataan dia saat aku bertanya lewat bbm, sms, dia tak pernah membalas dengan santun , hanya beberapa kata. Trus ketika aku sedang bbman dengan dia, aku selalu ditilai cowo yang alay hanya karena gara- gara aku mengirimkan sebuah emotion memeluk. Ahh aku ga suka di bilang alay, tapi aku selalu diam saja pada dia dan perasaanku ingin memiliki dia, tapi sayang dia ga bisa move on dengan cowo lain.
Aku sangat kesal, marah dengan istilah cinta itu memang tak harus memiliki, trus apalah artinya cinta bila tak harus memiliki.
Beberapa hari aku tidak pernah bersapa dengan dia , karena aku masih kesal dengannya, ketika aku mendekatinya dia selalu lari.
Tapi setelah aku lakukan semua itu dia mulai menunjukan tanda- tanda kekesalan padaku karena aku selalu berperan jutek padanya. Mungkinkah dia mempunyai perasaan padaku.
Aku yakin meskipun perkuliahan berjalan dengan sempurna tapi aku berpesan pada semua rekan yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi pasti kalian akan mengalami kejadian hal seperti ini, dan persiapkan mental, fisik, dan materi keuangan dalam menuju keperkuliahan, ya meskipun ada beasiswa untuk orang yang berprestasi tapi seengganya kita harus mempersiapkan segalanya sejak dini.