Laman

Kamis, 20 September 2012

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB

Saya memosting cerita ini, karena saya kebagian tugas untuk menerangkan tugas dari pelajaran sejarah.


 .PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN AGAMA DANKEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARABArab Sebelum Islam
1.Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat  Arab Selatan
Didaerah Arab Selatan, Curah hujan cukup banyak masyarakatnya hidupdengan bercocok tanam, sehingga tingkat peradabannya cukup tinggi. Disamping itu,letaknya didalam dunia perdagangan sangat strategis (antara India dan Mesir).
Didaerah Kerajaan serba meliputi Kerajaan yaitu Kerajaan Saba. Daerah Kerajaan Sabameliputi daerah Yaman sekarang. Bangsa Saba mempunyai sistem pengairan yang baik. Terbukti dari adanya bendungan Ma’rib yang terkenal itu. Kerajaan Saba banyak mendirikan daerah-daerah Koloni di Afrika (Pantai Laut Merah). Daerahkolonialnya yang terkenal diantaranya adalah Abessyara (Habashat). Kerajaan Sabaruntuh pada tahun 575 SM ketika ditundukkan oleh Iran.
 Arab Tengah
Sebagian besar daerahnya merupakan gurun pasir. Penduduknya hidup berkelompok dan biasa disebut dengan suku Badawi. Mereka hidup dari hasil peternakan dan perampasan kafilah-kafilah yang melewati daerah itu. Mereka adalah pemberanai yang suka sekali berperang dan tidak mau tunduk kepada siapapun.Disebut barat daerah Arab Tengan terdapat jalur perjalanan yang biasadigunakan para kafilah untuk membawa barang-barang dari Asia dibawa ke syariaditeruskan ke Eropa (Romawi).
 Arab Utara
Arab Utara berbatasan dengan daerah-daerah yang sudah maju sepertiRomawi dan Iran. Daerah ini juga dengan jalur jalan raya Mesir-Romawi-Iran yang bertemu di daerah Palestina merupakan daerah yang menjadi pusat peradaban tinggisejak jaman dahulu. Orang-orang Arab yang berada di daerah itu sudah banyak mendapat pengaruh peradaban asing. Banyak dari mereka yang sudah masuk agamaKristen atau Yahudi bahkan mereka pernah mempunyai Kerajaan sendiri yang bernama kereja Nabatea dengan ibukotanya Petra (+ 200 SM-105 M) dan setelah ituKerajaan Palmyra (+ 250-273 M).Kemudian muncul Kerajaan Ghassan (di syrra) yang memihak Romawi danKerajaan Hira (di Irak) yang memihak Iran, kedua Kerajaan Arab ini tenggelamketika Islam mulai bergerak ke luar Arabia.
2.Tata Kehidupan Sosial 
Masa Arab sebelum islam dikenal dengan sebutan zaman Jahiliya. Pada masaini bangsa tidak mempunyai pemerintahan yang rapi, karena tatanan kehidupanmereka hanya diatur menurut kebiasaan yang diwariskan oleh leluhur mereka.Mereka hidup berpindah tempat untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Hal ini juga dipengaruhi oleh lingkungan tanah Arab yang bergurun pasir dan bergunung-gunung.Mereka yang merupakan bangsa pemberani didalam membela pendiriannya bahwa kalau perlu mereka berperang sampai titik darah penghabisan dalammempertahankan kepribadiaan Arabnya.
http://htmlimg3.scribdassets.com/swcvxn074kcfu0/images/1-64756fc77c.jpghttp://htmlimg3.scribdassets.com/swcvxn074kcfu0/images/1-64756fc77c.jpg
 
3.Adat Istiadat 
Bangsa Arab pada zaman sebelum islam mempunyai adat istiadat penuhdengan takhayul. Mereka juga dipandang memilki akhlak yang tidak pantas seperti bermain judi, minum-minuman keras, dan berfoya-foya. Bahkan mereka melakukan pencurian dan perampokan pada suku-suku yang lain, kalau tertangkap menimbulkan perselisihan dan akhirnya terjadi peperangan antar suku bangsa di Arab.Ada juga suku bangsa di Arab yang biasa melakukan tindakan kekejamanyaitu dengan mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Menurut kepercayaan, anak  perempuan dipandang tidak berguna dan orang tuannya merasa hina jika memilikianak perempuan.
4.Kepercayaan Bangsa Arab Sebelum Islam
Asal mula bangsa arab menyembah berhala adalah ketika Ka’bah beradadalam kekuasaan Jurhum. Ada pasukan yang dipimpn oleh Amir bin Luhay datang keMekkah dan berhasil mengalahkan Jurhum kemudian Amir bin Luhay meletakkansebuah berhala besar yang bernama Hubal disisi Ka’bah dan memerintahkan penduduk Hijaz agar menyembah berhala itu. Sejak saat itulah, bangsa Arabmenyembah berhala sampai suku bangsa Quraisy berkuasa kembali di Higas.Disamping penyembah berhala, bangsa Arab juga menyembah binatang, jindan Hantu/syetan. Bila mengharapkan hujan mereka mengikat rumput-rumput padaekor kambing dan terus dibakar. Sesudah mengenal agama Yahudi dan kristen ada juga sebagian dari bangsa Arab yang memeluk kedua agama itu.
 Arab Sesudah Islam
Secara politis, agama islam telah dapat mempersatukan seluruh suku bangsaArab yang dahulunya terpecah belah dan berhasil membuat bangsa Arab menjadisuatu bangsa yang kuat dan berderajat tinggi, hingga menjadi suatu bangsa yanggilang gemilang.Agama Islam pertama kali dibawah oleh Nabi Muhammad SAW. Beliaudilahirkan pada tanggal 20 April 571 M sebagai keturunan dari suku Quraisy. Padatahun 611 M ia mulai mengajarkan agama islam kepada bangsa arab di mekkah.Ternyata penyebaran agama Islam pertama kali ditentang oleh orang-orang Mekkah,terutama oleh orang Quraisy dibawah pimpinan Abu Sofyan. Maka, pada tanggal 12Robiul Awal tahun 622 M Nabi Muhammad SAW Hijrah dari Mekkah ke Madinah. Nabi Muhammad wafat pada tanggal 8 April 632 M di Madinah. Kemudiankepemimpinan beliau digantikan oleh para Khafilah. Empat orang Khalifah yang pertama disebut Khafilah ur Rasyidin yaitu Abu Bakar Siddik, Umar bin Khattab,Usman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib.Pada masa pemerintahana Khafilah Usman untuk pertama kalinya terjadi perpecahan diantara umat islam yakni antara keluarga Khafilah Usman (Ummayah)dengan keluarga khafilah Ali (Hashim) yang mengakibatkan timbunya Khalifah-khalifah seperti Ummayah, Abbasiyah, Fatimah.
 Perkembangan Islam Periode Mekkah
Pada awalnya agama islam hanya berkembang dikota Mekkah dan sekitarnya. Namun awalnya agama islam hanya diterima oleh kalangan bahwa seperti orangmiskin, wanita pekerja maupun para budak. Sejak penyebaran agama Islam dilakukansecara terbuka, muncul reaksi perlawanan yang menentang penyebaran islam seperti penyiksaan ,ancaman keselamatan terhadap para pengikut Islam. Sehingga pada tahun615 Nabi Muhammad SAW mengungsikan pengikutnya ke Habsyah, selanjutnyamenjadi Abbesinia (Ethiopia sekarang).Faktor penyebab terjadinya perlawanan terhadap agama Islam bukan semata-mata karena masalah agama yang dipandang bertentangan dengan kepercayaan asli
 
masyarakat, tetapi karena faktor politik, yaitu khawatiran terhadap kemungkinankeluarga Abu Muthalib menguasai Mekkah, faktor ekonomi yaitu menurunnya pendapatan para pemahat patung dan faktor sosial, karena kaum bangsawan atau rajatidak setuju derajatnya disamakan dengan rakyat biasa.
 Perkembangan Islam Periode Madinah
Terjadinya perlawanan yang menentang penyebaran agama Islam dariMekkah, menyebabkan Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekkah keMadinah. Tetpi sebelum hijrah dilakukan, telah terjadi peristiwa yang sangat penting,yaitu peristiwa Isra’ dan Mi’raj pada tanggal 27 Rajab tahun 621 M.Keadaan di Madinah sangat jauh berbeda dengan di Mekkah, kalau diMekkah, Nabi Muhammad SAW islam dimusuhi dan mendapat perlawanan sehinggatidak mungkin untuk berkembang sedangkan di Madinah Nabi Muhammad SAWdisambut dengan gembira, karena kedatangan Nabi sudah lama diharapkan.Di Madinah perkembangan agama Islam cukup pesat dan penganutnyasemakin bertambah banyak. Oleh karena itu, sejak Nabi Muhammad SAW menetapdi Madinah, maka masyarakat Madinah menjadi 4 golongan yaitu :1.Kaum Muhajirin, terdiri atas orang-orang Mekkah yang ikut serta melakukanhijrah dengan Nabi2.Kaum Ashar, terdiri atas orang-orang Madinah yang membantu NabiMuhammad SAW3.Kaum Munafiqin, terdiri dari mereka yang hanya ikut memeluk agama Islamuntuk mencari keuntungan lahiriah belaka4.Kaum Yahudi, terdiridari golongan pengikut Nabi Musa yang mengetahuiajaran Islam, tetapi tidak sudi meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi atauRasul.Setelah beberapa tahun lamanya Nabi Muhammad SAW menetap di Madinah,akhirnya turun perintah jihad, yaitu perang. Perang ini ditunjukkan untuk melawanMekkah dan mempertahankan Ka’bah. Pertempuran sengit terjadi di gurun Badar danUhud (tahun 630 M). ka’bah berhasil dikuasi oleh orang-orang Islam dan akhinya penduduk Mekkah dalam waktu kurang lebih dua tahun sebagian besar Jazirah Arabtelah memeluk agama islam. Orang-orang Yahudi dan Kristen yang mengakuikedaulatan agama Islam dibiarkan tetap memeluk agama mereka dan dilindungi hartadan jiwanya.Kemenangan umat Islam membawa bangsa Arab ke arah persatuan dankesatuan karena sudah lama bangsa itu hidup dalam perpecahan dan saling bermusuhan. Nabi Muhammad SAW berhasil penuh dalam menjalankan tugas dankewajibannya sebagai Rasul dan pemimpin negara. Namun Nabi Muhammad SAWtidak dapat mengenyam masa kejayaan Islam, karena sesudah menegakkan dasar-dasar yang kukuh, pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 632 M beliau wafat dandimakamkan di Madinah.
 Kekhafilahan
Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, muncullah para Khalifah. Fungsimereka menggantikan jabatan Nabi Muhammad SAW sebagai kepala negara, hakimdan panglima perang. Jabatan khalifah ini terus berlangsung hingga tahun 1923 Mdan baru setelah Mustafa kemal Pasha menjadi kepala negara sistem kekhalifahandihapuskan. Muhammad V merupakan Khalifah terakhir.Khalifah-khalifah yang pernah berkuasa diantaranya :
Khalifah Abu Bakar Ada beberapa tindakan yang penting dilaksanakan oleh Khalifah Abu Bakar (632-634 M), diantaranya :

Mengembalikan suku-suku Arab yang murtad ke agama Islam.
Membasmi nabi-nabi palsu, seperti Tulaiha, Musilama dan lain-lain
Mulainya pengumpulan lembaran surat-surat Al Qur’an
Peramalan ekspansi Islam keluar Jazirah Arab
Khalifah Umar Bin KhattabAda beberapa tindakan yang penting dari khafilah umar (634-644 M)diantaranya :
Tahun Hijrah dijadikan permulaan tahun Islam yaitu tahun 622 Msama dengan 1 tahun Hijrah
Daerah Islam diperluas sampai daerah perbatasan India dan Tripoli (diAfrika Utara). Perluasan wilayah ke Asia kecil dan Persia dilakukan olehKhalid bin Al Walid sedang ke Afrika Utara dipimp Amir bin Al As
Akibat perluasan wilayah itu, Islam mendapat kekuatan politik didaerah-daerah yang sejak dulu mempunyai kebudayaan tinggi. Kemudianterjadi perpaduan antara agama islam dengan kebudayaan setempat, yangtelah terkena pengaruh kebudayaan Yunani.
Khalifah Usman bin AffanJasa besar Khalifah Usman (644-656 M) pada masa pemerintahannya adalahdibukukannya secara resmi kitab suci Al Qur’an. Pekerjaan ini diserahkan kepadaZaid bin Tsabit dan susunan Al Qur’an itu hingga sekarang tidak mengalami perubahan
Khalifah Ali bin Abi ThalibSetelah berakhirnya pertentangan-pertentangan dalam tubuh Islam maka Ali,menantu Nabi, menduduki jabatan kekhalifahan (656-661 M). Namun, keluargaUmmayah tidak menyetujui Ali sebagai khalifah dan mereka mencalonkanMu’awaiyah (Gubernur Syria) sebagai khalifah. Akhirnya perang saudara tidak dapat dihindarkan lagi. Dalam pertempuran di Siffin (657 M) pasukan Mu’awiyahhampir dapat dihancurkan. Tetapi Mu’awiyah menggunakan tipu muslihat dan berdalih untuk mencegah pertentangan maka mengajukan supaya dibentuk Badanmenjadi khalifah. Badan Pengadilan menentukan bahwa yang menang adalahMu’awiyah, keputusan itu tidak memuaskan Ali, sehingga bentrokan berjalanterus. Pada tahun 661 Ali mati terbunuh, dengan demikian mulailah kekhalifahankeluarga Ummayah
Kekhalifahan UmmayahSetelah kedudukan khalifah dikuasai oleh keluarga Ummayah (661-750 M).Pusat kekuasaan negara Islam dipindahkan keluar Jazirah Arab, yaitu ke Syria(Damaskus)Pada masa ini, dasar-dasar demokrasi Arab lenyap, karena jabatan khalifahdipegang secara turun temurun. Hidup khalifah sama dengan hidup raja dengankekuasaannya yang mutlak.Wilayah kekuasaaan negara islam pada masa ini meliputi wilayah yang sangatluas. Ke sebelah barat sampai ke daerah spanyol dan ke sebelah timur kedaerahPakistan dan Asia Tenggara. Perluasan wilayah ini dilakukan oleh :
Musa memimpin tentara islam menyerbu kearah barat menyusuridaerah Afrika utara samapai Maroko. Perjalanan ini dilanjutkan oleh Tarik dan berhasil menduduki semenanjung Iberia serta menguasai Spanyol (712M)
 
Muhammad Kasim berhasil menduduki daerah lembah sungai Shindu(721 M)
Maslama memimpin tentara Islam menyerang konstatinopel tetapi trapserangan dapat dipukul mundur. Baru ada tahun 1453 M konstatinopel dapatdikuasai.Pada tahun 750 M, terjadi perebutan kekuasaan terhadap keluarga Ummayahyang dilakukan oleh golongan Abbasiyah dalam perebutan kekuasaan itu, hampir seluruh keluarga Ummayah dimusnahkan. Hanya seorang yang berhasilmeloloskandiri, yait Abdur Rachman.
Kekhalifahan AbbasiyahPada masa ini pusat kekhalifahan dipinahkan dari Damaskus ke Bagdad.Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M) mengalami perkembangan yang cukup pesat dan pada masa pemerintahan Harun Al Rasyid (786-809 M) mencapai puncak yang gemilang. Hal ini tak lepas dari :
Bagdad merupakan pelabuhan transito dan perdagangannya maju pesat
Buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan baik dari Yunani maupundari Persia diterjemahan kedalam bahasa dan huruf Arab
Harun Al Rasyid mengadakan persahabatan dengan Karel Agung(Perancis). Peristiwa ini terjadi berdasarkan situasi politik sebagai berikut :Bagdad bermusuhan dengan Byzantium dalammemperebutkan Asia kecilBagdad bermusuhan dengan keamiran Cordoba dalammemperebutkan daerah pantai utara Afrika dan juga karena Cordoba tidak mau mengakui kekhalifahan BagdadPerancis bermusuhan dengan Cordoba dalammemperebutkan daerah Spanyol Utara, juga bermusuhan denganByzantium karena daerah Italia.Dalam perebutan berikutnya kekhalifahan mengalami kemunduran. Hal inidisebabkan oleh :
Terjadinya perebutan jabatan khalifah diantara keluarga sediri, sehinggadalam istana terdapat kelompok-kelompok yang saling bertentangan
Pertentangan itu mengakibatkan pemerintahan pusat menjadi lemah, sehinggadaerah-daerah bagian banyak yang memerdekakan diri
Kekhalifahan CordobaAbdur Rachman, satu-satunya keturunan kekhalifahan Ummayah yang berhasil menyelamatkan diri dari serangan golongan Abbasiyah mendirikankekhalifahan Cordoba di Spanyol. Ia tetap menyebut dirinya Amir dan tidak maumengakui kekhalifahan Bagdad. Baru pada masa kekuasaan Abdur Rachman III,Cordoba menyatakan dirinya sebagai khalifah dan kedudukannya seimbangdengan kekhalifahan Bagdad (929 M).Pada jaman kekhalifahan Cordoba ilmu Pengetahuan dan kebudayaan berkembang pesat. Masjid-masjid banyak dibangun istana dan perpustakaandidirikan ahli-ahli bangunan, tabib, pengarang, ahli-ahli fikir, ahli pakaian danahli-ahli kemasyarakatan banyak terdapat di Cordoba.Kemajuan dalam bidang kebudayaan itu mendorong orang-orang Eropa untuk  belajar di spanyol. Kebudayaan dari timur yang telah tinggi dan juga warisankebudayaan Romawi danYunani Kuno yang telah hidang dari Eropa Barat,diketemukan kembali melalui Islam di spanyol
 
Daerah kekuasaan Islam pada perkembangan selanjutnya makin sempit. Akantetapi, pikiran-pikiran Islam makin meluas. Apabila mula-mula mempertahankandan meluaskan pengaruh Islam dengan pedang, tetapi pada waktu-waktu berikutnya perluasan Islam dilakukan dengan jalan damai yaitu melalui perdagangan. Melalui perdagangan inilah Islam masuk ke wilayah Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar